Tengah Setengah

Ini adalah puisi pertama gue yang full bersajak ok… Gue bikin ini juga entah berapa menit, yang jelas kalo bikin puisi yang bersajak gini bener-bener mikir dan nalar. maklum saja yah selama ini saya tidak pernah berpikir.wkwkwk

image

Tengah Setengah

Ditengahnya aku bermandikan debu Mesir
Terdiam bersama kawanan angin mendesir
Tak sanggup lagi aku bertemu lautan pesisir
Tahunya gerangan kelak terasir

Terbelenggu atas dosa Hawa
Langkah pula tak lagi bernyawa

Ribuan sekon sudah berjalan
Mentari ikut menempuh bayangan
Sukmaku mengutuk waktu bagai lawan
Memohon cintaku datang tak menawan

Busung menghinggapiku yang lemah
Hingga aku memakan hati yang lelah
Dahaga berseru tanda yang kalah
Sampai aku meminum air mata yang terbelah

Sekianku merasa sakit sendiri
Pada jiwa yang enggan pasti
Pasirmu hatam mataku hingga mati
Anginmu menusuk telingaku hingga tuli

Yakin hanya milik-Nya aku miliki

     
                    D. Adela
                    27 April 2015

del-

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s